Teratai Kebiruan
(Nilam Fajar Mahyumi)
Balutan kostum lugu
Diiringi dentuman tapak di tangga kasta
Menghadang anak panah daripadaku
Sama sekali bukan kejutan
Aku dalam ujung barisan
Diselingi bulu mata nan kian bergurau
Jugapun helaan tanpa kabar
Seketika menduga dagu
Itukah sulur baru?
Pengalih berbagai gincu
Menjadi magnet dalam tatanan baru
Mengalahkan berita kerajaan itu
Aku mengaku biru
Tampaknya, teratai dalam pihak biru
Sembari kerajaan mendalangi norma
Berhasillah teratai dirakitnya
Teratai dikebiruan
Nyaris tumbuh di air biru saja
Hingga air lain menampakkan irinya
Seberuntung itukah?
Sekalipun tak pernah mengabir sulur baru
Hingga hati air birupun terkungkung
Lantaran nyaman disebelahnya
Berkat rakitan teratai kerajaan
Solo, 13 Februari 2017
Terima kasih ELLUNAR PUBLISHER
email ellunar.publisher@gmail.com
instagram @ellunarpublish_
website www.ellunarpublisher.com
LOVE RHYME
(cetakan pertama April 2017, Bandung)



