Ternyata Sama
Oleh Nilam Fajar Mahyumi
Betapa mengetahui lewat mata
Betapa menyimak lewat telinga
Ternyata sama saja yang diterima
Bagaimana tidak?
Ia yang diharapkan
Ternyata, ya!
Ya, diharapkan orang lain pula
Apa yang mereka terima
Ternyata sama saja yang kuterima
Bukan pahit, bukan sesak
Melainkan kejutan
Bagaimana tidak?
Ia yang ramah
Ia yang penuh cita
Tanpa bersandiwara