Wednesday, 8 February 2017

Syair 'bendungan'

BENDUNGAN

oleh Nilam Fajar Mahyumi


Getar gurau dan debat
Berlanjut hingga peluh menetes
Terukir indah dengan prahara

Bersatu beralunan
Dalam lingkaran berporos
Lalu berputar dan tak pernah putus

Emosi dan hasratnya egois
Namun, bendungan bertahan
Luapannya menjadi normal

Rasanya seperti perang
kehendak berharap-harap
Tertuju elok pada akhirnya


No comments:

Post a Comment

Diperbolehkan menyebarluaskan karya, namun HARUS mencantumkan nama penulis. Terima kasih.