Friday, 23 February 2018

Puisi Sebal

Sebal

oleh Nilam Fajar Mahyumi


Sebal.
Sudah berapa kali menulis sebal
Hujan dan kerigat terlihat tak terlihat
Kombinasi apik karena sama-sama bening
Hanya rasa saja yang berbeda

Jatuh tempo berebut tangan
Jemari mengusap kasar pada baju
Karena takut kotor bila menyentuh apa
Sayang sekali menyebalkan

Beruntungnya senyum berpanah sesekali
Memberi asa dan rasa
Karena keduanya akan buyar bila tak ada etika
Akan kuingat menyiram langit dengan bintang, selalu dan selamanya.

Surakarta, 1 Februari 2018

No comments:

Post a Comment

Diperbolehkan menyebarluaskan karya, namun HARUS mencantumkan nama penulis. Terima kasih.