Kamu Bulan dan Aku Bintang
oleh Nilam Fajar Mahyumi
Dalam kurun masa yang memberi arti
Kamu Bulan yang selalu diperbincangkan
Aku Bintang yang sering kehilangan kerlipannya
Saling memberi arti dengan keelokan yang berbeda
Kamu Bulan yang tak pernah padam pada langit malam
Sedangkan aku bintang dengan kehadiran yang tak pernah konsisten
Membawa rasa yang berbeda pada malam yang berganti tanggal
Kamu Bulan dengan senyuman yang memancarkan kekaguman
Aku Bintang yang bisa saja tak akan timbul dalam malam-malam yang panjag
Tanda tanya besar jika kita ditakdirkan bersama
Tanda seru dangkal jika kita menaruh janji
Karena ada frasa yang tak mungkin bila beriringan jika melibatkan dua sinat yang memiliki cahaya yang berbeda
Meski aku tahu bila Bintang tak akan berjanji
Aku tahu, bila Bintang tak mampu menaruh hati
Pada malam tertentu saja Bintamg akan bersinar mengelilingi Bulan
Meski aku tahu jika Bulan akan senang
Namun aku juga tahu jika Bulan hanya sebatas senang
Tak pernah memutuskan untuk berlabuh dimana
Aku Bintang dan aku akan tetap bersinar
Bersinar pada malam yang tepat
Ketika Bulan membutuhkan
Meski Bulan menganggap Bintang sebagai kawan
Tetapi aku, Bintang, tak pernah kehilangan pesona dan selalu hadir ketika Bulan merindukan Bintang
Surakarta, 7 Maret 2018
No comments:
Post a Comment
Diperbolehkan menyebarluaskan karya, namun HARUS mencantumkan nama penulis. Terima kasih.