Bara dan Tanah
oleh Nilam Fajar Mahyumi
Satu bara saja mampu membakar habis
Bayangkan betapa indahnya rumah di sisi desa
Bunga menjadi pagar kuat
Menghadang hewan mencuri beras
Namun satu bara hanya masuk seenaknya
Tak hanya membakar rumah dan bunga
Tetapi tanah yang tak bersalah
Sungguh akan menyesal sebuah bara
Sudahkan bermuram durja?
Kapan akan selesai bak kembang api?
Memiliki pangkal lalu berujung
Tanpa menjalar hingga besi
Jakarta, 8 Januari 2018
No comments:
Post a Comment
Diperbolehkan menyebarluaskan karya, namun HARUS mencantumkan nama penulis. Terima kasih.