Jakarta Sepi
oleh Nilam Fajar Mahyumi
Jakarta tak lagi ramai
Pada pijakan baru mengintip mesra
Itukah jalannya? Sepi.
Terjal krakal tak mampu lagi sejajar
Sesaat hangatnya terasa
Namun kasta menusuk perlahan
Berlebihan dalam satu perspektif
Relatif untuk setiap ukuran
Tak menjadikan resah
Akibat terasa dalam jiwa
Karena sebagaimana aku memilih jalan
Selalu membuka lebar payung rasa
Balik dan susuri celah pagar besi
Menilik habitat yang penuh ironi
Berlalu lalang tanpa sapaan bergigi
Hanya kreasi mesin pengungkit
Jakarta, 8 Januari 2018

No comments:
Post a Comment
Diperbolehkan menyebarluaskan karya, namun HARUS mencantumkan nama penulis. Terima kasih.