Monday, 15 January 2018

Puisi Jakarta Sepi

Jakarta Sepi

oleh Nilam Fajar Mahyumi



Jakarta tak lagi ramai
Pada pijakan baru mengintip mesra
Itukah jalannya? Sepi.
Terjal krakal tak mampu lagi sejajar

Sesaat hangatnya terasa
Namun kasta menusuk perlahan
Berlebihan dalam satu perspektif
Relatif untuk setiap ukuran

Tak menjadikan resah
Akibat terasa dalam jiwa
Karena sebagaimana aku memilih jalan
Selalu membuka lebar payung rasa

Balik dan susuri celah pagar besi
Menilik habitat yang penuh ironi
Berlalu lalang tanpa sapaan bergigi
Hanya kreasi mesin pengungkit


Jakarta, 8 Januari 2018

No comments:

Post a Comment

Diperbolehkan menyebarluaskan karya, namun HARUS mencantumkan nama penulis. Terima kasih.